Ramadhan yang Tak Biasa Bersama Korea IT Volunteer Sukabumi
Apa Jadinya kaloNgabuburit dengan belajar TIK dan Budaya Korea? dan bagaimana juga berpuasa di kampung sendiri, namun diantara orang asing yang tidak berpuasa? itulah prolog yang akan menjadi cerita di tulisan saya kali ini.
Sudah 2 minggu lamanya saya bersama 4 mahasiswa Korea yang tergabung dalam Korea IT Volunteer yang sedang membuat Program di Sukabumi, dan lebih khusus mengambil lokasi kegiatan di Surade yang jaraknya 3 jam dari Pusat Kota Sukabumi.
Selama 45 hari mahasiswa Korea Selatan ini akan berada di Surade, yang juga merupakan kampung halaman saya. Saya kembali ke kota kecil ini untuk mengambil manfaat dari Porgram Pengembangan TIK yang menadi program dari kerjasama Kementrian ICT Korea dan ICT Indonesia dengan dukungan dari Relawan TIK Indonesia di daerah yang jadi sasaran.
Kembali ke cerita Ramadhan, karena terus terang saya menceritakan kegiatan ICT dariKorea IT Volunteer ini khusus di Blog Pribadi saya yangBlackgerry.Me agar bisa fokus dan lebih lengkap. Sedangkan, untuk hal remeh temah dan ringan akan coba saya bagi di kompasiana dikala sempat dan tanpa tenggat ^_^.
Nah, cerita serunya di bagaimana mengisi Ramadhan yang tak biasa. Disebuah petak kecil dan sederhana, di kota yang kecil berjarak 100 km lebih dari pusat kota dan berjarak 5 km dari pinggir pantai, kami membuat sebuah kegiatan ICT dan Budaya sambil menunggu Berbuka Puasa.
Bisa anda bayangkan, 4 orang mahasiswa yang casciscus dengan bahasa-nya sendiri, ditolong oleh kemampuan bahasa inggris seadanya dari satu leadernya yang di mediasi kemampuan pas-pasan saya dalam menerjemahkan kedalam bahasa ibu anak-anak kampung Surade. Dan terjadilah pelatihan ICt yang unik, namun penuh semangat para tarsan belajar sambil menahan lapar dan haus.
Lalu kelas Korea yang tak kalah unik, belajar abatasta-nya orang Korea seperti kembali ke TK. Juga tentang antusiasnya para gadis-gadis tanggung yang begitu bersemangat belajar sekaligus bersenang-senang dengan ketemu orang korea selayaknya ketemu artis Drama Korea ataupun Artis K-POP. Dan, saya berada diantaranya dengan terpana! lalu, berpikir, inilah realita!
Buka Bersama sekalian Makan Malam di Basecamp Korea IT Volunteer di Surade - Sukabumi/Foto Doc Pribadi
Oh iya, lalu bagaimana tentang Keterasingan di kampung halaman sendiri? ya Saya kebetulan mendampingi mereka dalam sebuah Rumah bersama. Kami hidup bersama selama kurang lebih 6 minggu lamanya, tidur satu atap beda kamar, makan bersama dan membuat program-program yang begitu padat namun tetap menyenangkan.
Ya, saya sendirian yang warga asli, berada ditengah-tengah 4 orang asing yang bahkan tidak berpuasa selayaknya saya di bulan Ramadhan ini. Yang dengan ikhlas mendengarkan obrolan santai mereka yang tidak dimengerti sama sekali, bahkan jikalau mereka menggosipkan saya pun, ya ikhlas aja :).
seru? tentunya, dan cerita ringan yang lain akan saya bagi lain kali ya, selamat berpuasa dan mengisi hari-hari Ramadhan yang seru.















sungguh seru, sayangnya yang KIV Cianjur jauh akses dari saya, kalau berkendara sih paling 5 menitan, terasa jauh karena sarana transportasi buat mereka yang terbatas pada angkot, sehingga mereka tidak bisa leluasa bergerak bila tanpa agenda karena keterbatasan dana yang mereka miliki ( konon begitu ) hehe